Jelang lebaran, permintaan pasar meningkat, harga bahan pokok pasti naik. Jika harga sembako melejit, Emak Emak pasti menjerit. Komoditas urusan dapur harganya paling rentan naik turun.
Meski Lumajang bukan daerah inflasi, tapi Bupati Lumajang Bunda Indah Masdar ingin memastikan harga sembako, utamanya beras, minyak, telur, bawang putih, tetap stabil dan stok mencukupi.
Melihat fenomena kenaikan harga bahan pokok, digelar rapat TPID "Tim Pengendalian Inflasi Daerah" dipimpin Bunda Indah dan Bank Indonesia. TPID terdiri dari OPD yang langsung menangani produksi,distribusi dan rantai pasok. Juga melibatkan OPD yang terkait dengan pengendalian inflasi.
TPID memonitor dan menganalisis pergerakan harga di pasar, melakukan tindakan preventif dan korektif sehingga inflasi dapat ditekan, harga barang jasa akan stabil dan terjangkau.
Inflasi dan Pariwisata.
Pariwisata dapat berdampak positif maupun negatif terhadap inflasi.
Dampak Positif :
1.Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,
2. Membuka dan menciptakan Lapangan Kerja.
3. Peningkatan Investasi di sektor-sektor terkait, seperti akomodasi, transportasi, dan kuliner.
Dampak Negatif
1.Meningkatkan harga barang dan jasa di daerah tujuan wisata.
2. Dapat meningkatkan permintaan jika tidak diimbangi dengan peningkatan penawaran.
3. Dapat menyebabkan volatilitas ekonomi jika terjadi penurunan permintaan wisatawan.
Lumajang yang telah menjadi tujuan wisata, berupaya dan terus berbenah untuk menekan dampak negatif inflasi. Perencanaan tata kelola wisata, perbaikan infrastruktur dan pengendalian harga diharapkan dapat menekan inflasi.
* Kamis, 20 Maret 2025, CC Room
#tpid
#inflasi
#pariwisata
#lumajang